Mancing Mania

A Bad Day Fishing Is Better Than A Good Day At Work

Rabu, 13 April 2011

Ikan Sidat Nusantara

SEKILAS IKAN SIDAT INDONESIA


Perubahan iklim telah mengubah pola migrasi ikan sidat di perairan laut Kepulauan Indonesia. Jika biasanya ikan ini hanya bisa dilihat di laut selama setengah tahun, namun saat ini belut laut ini muncul sepanjang tahun.

Bentuknya seperti ular. Namun secara biologis karena memiliki insang dan sirip dia masuk kelompok ikan. Orang Indonesia biasa menyebutnya ikan sidat (belut laut tropis) atau bahasa latinnya anguilla sp. Jarang sekali ikan ini dikonsumsi oleh orang pribumi. Meski demikian, jangan remehkan ikan ini dari bentuknya. Sebab kandungan nutrisi ikan ini berada di atas rata-rata semua jenis ikan. Bahkan, di Eropa, Amerika, dan Jepang ikan ini laris manis dan menjadi konsumsi dari kalangan menengah ke atas karena harganya cukup mahal.

Bahkan sebagian orang Jepang percaya bahwa dengan mengonsumsi ikan ini bisa menambah stamina dan memperpanjang umur. Meskipun terkesan hanya sebagai mitos, namun secara medis ikan ini memang memiliki kandungan nutrisi protein, karbohidrat, serta omega 3 yang tinggi. Sehingga menguatkan fungsi otak dan memperlambat terjadinya kepikunan. Indonesia memiliki potensi sebagai penghasil ikan sidat jenis tropis yang melimpah.

Menurut Peneliti Bidang Sumber Daya Laut Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Hagi Yulia Sugeha menyatakan RI berpotensi menjadi penghasil ikan sidat terbesar di dunia. Sebab, ikan sidat jenis tropis yang ada di perairan laut Indonesia memiliki karakter yang unik. Sidat betina tropis memiliki kemampuan reproduksi sembilan kali lebih banyak ketimbang jenis ikan sidat dari lintang tinggi. Ini bisa dilihat dari jumlah telur yang dibawa dalam perutnya. Selain itu kemampuan memijahnya pun sepanjang tahun. Dengan kemampuan bertelur mencapai ratusan ribu bahkan jutaan telur, maka ikan ini sangat potensial untuk dibudidayakan.

"Ikan sidat merupakan menu paling mahal di Jepang disebut sebagai unagi tahun 2000-an harga ikan ini di pasar 700 yen per ekor (saat itu sekira Rp490 ribu per ekor). Tapi kalau sudah diolah yang siap makan di restoran harganya 5.000 yen per porsi. Itu hanya orang kaya yang beli padahal hanya 1 potong," katanya.

Meski demikian, kata dia, ikan sidat kini mulai menunjukkan pola hidup yang berbeda. Menurut Yulia, ini bisa disebabkan oleh perubahan iklim atau kondisi air yang tercemar. Selama ini dilaporkan ikan ini akan muncul di lautan hanya setengah tahun. Namun ternyata berdasarkan penelitian yang dia lakukan di Muara Sungai Poigar sebelah utara pulau Sulawesi, ikan ini bisa muncul sepanjang tahun. Selain itu, komposisi spesies ikan sidat yang masuk ke perairan laut Indonesia pun bisa berbeda. Dalam satu tahun bisa dominan sidat jenis spesies celebesensis, sedang tahun berikutnya bisa dominan marmorata.

Pengamatan yang dilakukan Yulia bersama empat peneliti dari Jepang selama kurun 1997-1999, terungkap bahwa pola migrasi sidat Muara Sungai Poigar Sulawesi tercatat ada tiga karakter spesies sidat yang melimpah. Yakni, jenis anguilla celebesensis, marmorata, dan bicolor pacifica. Selama tiga tahun penelitian celebesensis merupakan spesies paling melimpah dengan angka 73,5 persen, 79,5 persen, dan 81,9 persen. Marmorata merupakan spesies dengan kelimpahan nomor dua dengang persentase 23,8 persen, 18,8 persen, dan 17,7 persen. Sedangan bicolor pasifika hanya 2,7 persen, 1,7 persen, dan 0,3 persen.

"Selama awal bulan, belut laut ini tampak lebih melimpah saat laut pasang ketimbang saat surut. Dari hasil penelitian ini menemukan bahwa ikan sidat akan menjadi melimpah saat awal bulan dan saat laut pasang," katanya.

Namun selama empat tahun terakhir penelitian yang dilakukan Yulia bersama tim peneliti LIPI, ditemukan pola migrasi yang berbeda dari ikan ini.

Menurut dia, ikan sidat telah mengubah tingkah laku migrasi. Dia bersama tim peneliti baru saja melaporkan tentang perubahan dominasi spesies. Celebesensis yang sebelumnya tampak melimpah kini telah digantikan oleh marmorata. Toh meskipun, kata dia, dalam bermigrasi celebesensis memang lebih dekat ke Indonesia dibandingkan marmorata dan bicolor pasifika.

"Kami menduga perubahan siklus ini karena dia mengikuti siklus perubahan iklim. Jadi mungkin 10 tahun kemudian bisa jadi celebesensis akan dominan lagi. Lha kalau dipengaruhi lagi oleh perubahan iklim itu bisa berubah sebab spesies yang bermigrasi sangat erat kaitannya dengan perubahan iklim atau lingkungan. Jadi apabila lingkungan berubah, maka pola migrasinya juga akan berubah. Misalnya sungainya rusak, tercemar dan lainnya," paparnya.

Para ilmuwan memang sudah terlanjur khawatir. Bahwa pada 2030 mendatang diperkirakan banyak spesies akan punah. Namun kenyataannya dilaporkan bahwa Indonesia merupakan tempat bagi tujuh dari 18 spesies ikan sidat yang ada di dunia.

Bahkan hasil penelitian yang dilakukan Yulia dan Tim LIPI menemukan lima jenis spesies baru yang karakternya belum pernah di laporkan ada di dunia. Sehingga berpeluang menjadi spesies baru di luar angka 18 spesies yang telah tercatat tersebut. Selain itu, dia menemukan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi tempat tinggal tujuh spesies sidat, namun juga ditemukan dua spesies lainnya yang termasuk bagian dari 18 spesies tersebut. Artinya Indonesia berpeluang ditempati sembilan spesies sidat yang pernah dikenal di dunia.

Tidak hanya itu, spesies moyang dari sidat yakni anguilla borneensis merupakan spesies yang hanya ada di Indonesia dan statusnya sudah endemis atau terancam punah. Wilayah Indonesia memang sangat memungkinkan sebagai tempat favorit sidat, karena karakter ikan sidat yang suka bertelur di wilayah gugusan pulau. Selain itu banyaknya gunung dan danau merupakan surga bagi ikan ini. Yulia bersama Tim peneliti sempat menemukan ikan sidat yang sudah berumur 15 tahun dengan ukuran panjang 1,72 meter dan berat 15 kg. Tingkat pertumbuhannya memang tinggi di daerah tropis.

"Curiga saya jangan-jangan 18 spesies dunia awal penyebarannya dari Indonesia kemudian menyebar ke daerah lain," katanya.

Mempelajari pola karakter hidup ikan sidat memang unik. Ikan ini bisa hidup di air tawar maupun asin, dipercaya inilah yang menyebabkan metabolisme dan daya tahan tubuh ikan ini menjadi tinggi sehingga kandungan nutrisinya pun tinggi. Ikan sidat dewasa akan bereproduksi di laut. Sementara jutaan anakan-anakan ikan ini akan bermigrasi mencari muara dan menuju air tawar dan tinggal di sana selama bertahun-tahun.

Setelah dewasa sidat akan kembali mencari laut untuk bereproduksi begitu terus siklusnya. Ini terbalik dari ikan salmon yang justru mencari air tawar untuk melakukan reproduksi, dan anak-anaknya yang akan bermigrasi mencari laut.

Namun menurut Yulia, memang ada yang berubah dari pola migrasi sidat. Temuan lain yang dia dapatkan bersama tim peneliti adalah pola migrasi yang tidak sama antara Indonesia bagian barat, tengah, dan timur.

Penelitian yang dilakukan secara serentak di tiga wilayah tersebut dengan melibatkan banyak anggota tim peneliti menemukan bahwa musim kemarau merupakan puncak kelimpahan sidat di Indonesia bagian tengah yakni pada bulan April - Oktober. Namun kebalikannya, justru Indonesia bagian barat dan timur kelimpahannya rendah saat musim kemarau.

"Jadi kemungkinan ketemu kelimpahannya di musim penghujan. Nah implikasinya buat pengelolaannya tidak boleh sama. Kebiasaan di Indonesia, jika satu budi dayanya seperti ini maka yang lainnya juga sama. Padahal musimnya saja beda," paparnya.

Hingga saat ini, memang eksploitasi ikan sidat masih mengandalkan hasil tangkapan alam. Biasanya ikan sidat ditangkap saat anakan untuk kemudian diekspor atau pada ukuran yang sudah besar. Meskipun di Indonesia potensinya memang melimpah dan belum tergali, namun menurut Yulia hingga saat ini belum ditemukan lokasi di mana ikan sidat ini bertelur dan bereproduksi. Jika sudah ditemukan lokasi dan karakternya, tentu akan sangat membantu pengembangan budi dayanya.

Selain itu, dia mengkhawatirkan masih ada spesies lain ikan sidat di negeri ini yang belum ditemukan. Kekhawatirannya spesies tersebut sudah punah lebih dulu sebelum dilakukan pencatatan akibat eksploitasi yang tidak mempertimbangkan keberlanjutan kehidupan ikan ini.

dikutip dari : (Abdul Malik / Sindo / mbs)

Ikan Sidat

SEJARAH PENELITIAN TENTANG SIDAT
Ikan sidat (Ordo Anguiliformes)






         
Sidat merupakan ikan, berbentuk panjang bertulang tipis ordo Anguilliformes. Karena nelayan dahulu tidak pernah mengetahui anakan sidat, siklus hidup sidat adalah misteri untuk jangka waktu yang sangat panjang dalam sejarah ilmiah perikanan. Meskipun sekarang ada lebih dari 6500 publikasi tentang sidat, banyak sejarah hidupnya tetap menjadi teka-teki.

Sidat Eropa (Anguilla Anguilla) adalah sidat yang paling dikenal bagi ilmuwan Barat, dimulai dengan Aristoteles yang melakukan penelitian sidat, diketahui sebagai penelitian pertama. Dia menyatakan bahwa sidat lahir dari "cacing tanah", yang muncul dari lumpur tanpa bantuan pupuk. Untuk waktu yang lama, tak ada yang bisa membuktikan Aristoteles salah. Kemudian para ilmuwan mempercayai bahwa ikan eelpout (Zoarces viviparous) adalah "Induk Sidat" (terjemahan Jermannya "Aalmutter").

Pada 1777, Carlo Mondini dari Italia menemukan gonad sidat dan membuktikan bahwa sidat adalah ikan. Pada tahun 1876, Sigmund Freud mahasiswa Austria membedah ratusan sidat dalam mencari organ seks jantan. Dia mengakui kegagalannya dalam terbitan hasil riset pertamanya, dan mencari isu-isu lain tentang sidat dalam kefrustasiannya.

Sampai tahun 1893, larva sidat yang transparan, berbentuk daun sepanjang dua inci (lima cm) di samudera - dianggap sebagai spesies terpisah, yaitu Leptocephalus brevirostris (dari leptocephalus Yunani yang berarti "tipis-atau berkepala-pipih").

Pada tahun 1886, Zoology Perancis Yves Delage memelihara leptocephali dalam sebuah tangki laboratorium di Roscoff sampai berubah menjadi anak sidat, dan pada tahun 1896 zoologi Italia

Giovanni Battista Grassi mengamati transformasi Leptocephalus ke anak sidat yang ditempatkan dalam wadah kaca bundar di Laut Mediterania, dan mengakui pentingnya air garam pada proses transformasi tersebut. Meskipun sesudah penemuan ini, nama leptocephalus masih digunakan untuk larva sidat.

Melacak Daerah Sidat Memijah

Profesor Johannes Schmidt dari Denmark, sejak tahun 1904, banyak melakukan ekspedisi di Laut Mediterania dan Atlantik Utara, sebagian besar dibiayai oleh Yayasan Carlsberg. Beliau menduga dari kesamaan dari semua leptocephali, ia berasumsi semua anakan sidat harus berasal dari spesies induk yang sama. Semakin jauh ke Samudera Atlantik kapal penelitian diarahkannya, semakin kecil leptocephali ia tangkap. Akhirnya, pada tahun 1922, di selatan Bermuda di Laut Sargasso ia berhasil menangkap sidat terkecil berbentuk-larva.
Namun, Schmidt tidak dapat mengamati pemijahan secara langsung, ia juga tidak menemukan indukan dewasa sidat bertelur. Dari distribusi ukuran leptocephali yang ia kumpulkan, Schmidt merumuskan hal ini dari sejarah kehidupan sidat:

Larva sidat Eropa dibawa oleh Gulf Stream menyeberangi samudera dan setelah satu sampai tiga tahun, leptocephali sidat mencapai ukuran 75 - 90 mm sebelum mereka mencapai pantai Eropa. Nama umum untuk tahap recruiment sidat adalah sidat kaca (glass eel), berdasarkan pengamatan tubuhnya yang transparan.

Salah satu tempat terkenal untuk pengumpulan besar-besaran dari glass-eel (Deli-Food dan Stocking) ada di Epney di Severn Inggris. Glass eel juga dimakan sebagai makanan di Spanyol. Begitu mereka memasuki daerah-daerah pesisir mereka bermigrasi masuk sungai-sungai, mengatasi segala macam tantangan alam - kadang-kadang dengan menumpuk tubuh mereka satu sama lain puluhan ribu glass eel memanjat rintangan - dan mereka mencapai bahkan sungai terkecil.

Mereka dapat bergerak sendiri di atas rumput basah dan menggali melalui pasir basah untuk mencapai hulu-hulu sungai dan tambak, sehingga memasuki seluruh benua eropah. Di air tawar mereka mengembangkan pigmentasi, berubah menjadi elvers (sidat muda) dan makan makhluk kecil, kerang, cacing dan serangga. Mereka tumbuh di tahun ke 10 sampai tahun ke 14 dengan panjang 60 sampai 80 cm. Pada tahap ini mereka sekarang disebut sidat kuning (Yellow Eels) karena pigmentasi emas (golden pigmentation) mereka.

Pada bulan Juli beberapa sidat dewasa bermigrasi kembali ke laut, bahkan melintasi padang rumput basah di malam hari untuk mencapai sungai yang mengarah ke laut. Eel ber-migrasi keluar dari habitat air tawar, mereka muncul dari berbagai penjuru Eropa, atau melalui Laut Baltik di sabuk Denmark (Danis belts) menjadi wadah penangkapan ikan secara tradisional dengan jaring.

Bagaimana sidat dewasa melakukan perjalanan laut sejauh 6.000 km (4.000 mil) kembali ke tempat mereka memijah di utara Antilles, Haiti, dan Puerto Rico tetap tidak diketahui. Pada saat mereka meninggalkan benua sidat bergantung dari energi cadangan yang tersimpan. Tampilan luar sidat mengalami perubahan dramatis lain juga: Ukuran mata mulai untuk membesar, pigmen mata berubah untuk melihat secara optimal dalam cahaya redup laut biru yang jernih, dan tubuh samping sidat berubah keperakan, untuk menciptakan pola countershading untuk membuat sidat sulit dilihat oleh pemangsa di laut selama masa migrasi yang panjang ke samudera. Sidat yang bermigrasi ini biasanya disebut "Silver Eels" atau "Big Eyes".

Ahli biologi perikanan Jerman Friedrich Wilhelm Tesch, ahli sidat dan penulis buku "The Eel" (ISBN 0-632-06389-0), yang melakukan banyak ekspedisi dengan instrumentasi berteknologi canggih untuk mengikuti migrasi sidat, pertama kali mulai dari Baltik, sepanjang pantai Norwegia dan Inggris, tapi akhirnya sinyal pemancar hilang ketika baterai habis. Menurut Schmidt kecepatan perjalanan di laut diasumsikan 15 km per hari , sehingga silver eel akan membutuhkan 140-150 hari untuk mencapai Laut Sargasso dari sekitar Skotlandia dan dalam waktu sekitar 165-175 ketika berangkat dari Selat Inggris.

Tesch รข€" seperti hal nya Schmidt - terus berusaha membujuk sponsor untuk memberikan lebih banyak dana untuk ekspedisi. Proposalnya adalah untuk melepaskan lima puluh Sidat Perak dari perairan Denmark dengan pemancar yang akan terlepas dari sidat tiap dua hari dan mengapung lalu memancarkan informasi posisi, kedalaman dan temperatur ke satelit penerima, mungkin percobaan bersama-sama dengan negara-negara di pantai barat Atlantik. Namun untuk percobaan semacam ini baru hal tersebut yang diketahui pernah dilakukan.

Saat ini pengetahuan tentang nasib sidat perak ini setelah mereka meninggalkan landas kontinen didasarkan pada tiga sidat ditemukan dalam perut ikan laut dalam, yang mencakup paus yang tertangkap di Irlandia dan dari Azores, dan beberapa percobaan pada fisiologi sidat di laboratorium.

Ada lagi spesies Eel Atlantik: sidat Amerika, Anguilla rostrata. Sidat Eropa dan Amerika Pertama diyakini adalah spesies yang sama karena penampilan mereka yang serupa dan juga perilaku, tetapi penelitian telah menunjukkan bahwa mereka berbeda pada jumlah kromosom dan berbagai penanda genetika molekular, dan dalam jumlah tulang belakang, Anguilla Anguilla menghitung 110-119 dan Anguilla rostrata 103-110.

Sesar pemijahan untuk dua spesies berada dalam wilayah yang tumpang tindih di Laut Sargasso selatan, dengan A. rostrata tampaknya agak lebih ke arah barat dari Anguilla A., dan beberapa wadah pemijahan sidat Amerika mungkin juga ada di Peninsuala Yucatan luar Teluk Meksiko, tetapi hal ini belum dikonfirmasi. Setelah pemijahan di Laut Sargasso dan pindah ke barat, leptocephali dari sidat Amerika keluar Gulf Stream lebih awal dari sidat Eropa dan mulai bermigrasi ke muara di sepanjang pantai timur Amerika Utara antara bulan Februari dan April akhir pada usia sekitar satu tahun dan panjang sekitar 60 mm.
Daerah pemijahan dari sidat Jepang, Anguilla japonica, juga tepat terletak di sebelah barat Suruga gunung bawah laut dan leptocephali mereka kemudian diangkut ke barat ke Asia Timur oleh arus Equatorial Utara. Selanjutnya, pada bulan Juni dan Agustus 2008, ilmuwan Jepang menemukan dan menangkap sidat dewasa dari Anguilla Japonica dan A. marmorata di sebelah Barat Mariana Ridge

BERKURANGNYA GLASS-EELS

Tidak ada yang tahu alasan berkurangnya glass ells, tapi hal ini dimulai pada pertengahan 1980-an, kedatangan glasseel di musim semi turun drastis - di Jerman berkurang sampai 10% dan di Perancis menjadi berkurang 14% dari tingkat sebelumnya - bahkan dari perkiraan konservatif. Data dari Maine dan pantai Amerika Utara menunjukkan penurunan yang serupa, walaupun tidak drastis.

Pada tahun 1997 permintaan Eropa untuk sidat dapat dipenuhi untuk pertama kalinya, dan dealer dari Asia membeli semua yang mereka bisa beli. Program penyetokan Eropa secara tradisional tidak dapat bersaing lagi: setiap minggu harga untuk satu kilogram glasseel naik lagi US $ 30. Bahkan sebelum generasi 1997 sidat sampai pantai Eropa, pedagang dari Cina telah memesan terlebih dahulu sebanyak lebih dari 250.000 kg, beberapa penawaran bernilai lebih dari $ 1.100 per kg. Elvers Asia terjual di Hong Kong sebanyak $ 5,000 sampai $ 6,000 per kilogram di Amerika glass eels pada waktu itu dibeli $ 1.000 per kg bahkan berebut di lokasi penangkapan mereka. Satu kilogram, yang terdiri dari 5000 glasseels, terjual setidaknya $ 60.000 dan berharga $ 150.000 setelah keluar dari peternakan ikan di Asia. Di New Jersey lebih dari 2000 lisensi untuk menangkap glasseel telah dikeluarkan dan dilaporkan ditangkap nelayan 38 kg per malam, meskipun hasil tangkapan rata-rata sekitar 1 kg.

Permintaan untuk sidat dewasa terus tumbuh, mulai tahun 2003. Jerman mengimpor sidat senilai lebih dari $ 50 juta 2002. Di Eropa 25 juta kg dikonsumsi setiap tahun, tetapi di Jepang sendiri lebih dari 100 juta kg dikonsumsi pada tahun 1996. Karena sidat Eropa menjadi langka, minat terhadap sidat Amerika meningkat secara dramatis.

Budidaya sidat baru dengan teknologi tinggi perikanan muncul di Asia dengan efek merugikan pada sidat Jepang asli, Anguilla japonica. usaha budidaya sidat Tradisional mengandalkan elvers liar yang ditangkap. Di Jepang dengan percobaan penggunaan hormon berhasil menyebabkan sidat memijah secara buatan. Telur dari sidatt memiliki diameter sekitar 1 mm, dan sidat betina masing-masing dapat menghasilkan 2 juta sampai 10 juta telur.



Diterjemahkan secara bebas oleh Ariya Hendrawan 03-April-2011


Kamis, 17 Maret 2011

Tsunami Jepang

Tsunami Tidak Pengaruhi Bantuan ke Indonesia
Jepang adalah pemberi bantuan terbesar bagi Indonesia di berbagai program pembangunan.

Gempa dan tsunami yang menerpa Jepang tidak dipungkiri merugikan negara tersebut hingga triliunan rupiah. Namun, hal ini tidak membuat pemerintah Jepang mengurangi dana bantuannya kepada Indonesia.

Wakil Menteri Luar Negeri Jepang, Makiko Kikuta, usai pertemuan dengan menlu Indonesia Marty Natalegawa di kemlu, pada Rabu, 16 Maret 2011, menyampaikan bahwa bencana tsunami tidak akan merubah anggaran Bantuan Resmi Pembangunan (ODA) yang setiap tahunnya diberikan kepada Indonesia. Pemerintah Jepang tetap akan meneruskan bantuan tersebut.

"Keinginan pemerintah Jepang untuk meningkatkan kemitraan strategis dengan Indonesia tidak akan berubah," ujar Kikuta.

Gempa dan tsunami Jepang terjadi pada Jumat pekan lalu, menewaskan ribuan orang dan ribuan lainnya masih hilang. Badan perhitungan kerugian internasional AIR Worldwide, dilansir dari laman Washington Post, memperkirakan kerugian mencapai hingga US$35 miliar atau sekitar Rp307 triliun.

Namun, kerugian tidak akan menghalangi program bantuan berikutnya. Dalam waktu dekat, ujar Kikuta, pemerintah Jepang bahkan akan memberikan pinjaman dalam bentuk Yen kepada pemerintah Indonesia. Kikuta tidak menyebutkan jumlah pinjaman dimaksud.

"Dalam waktu dekat, pemerintah Jepang berencana untuk berikan pinjaman dalam bentuk yen untuk pembangkit listrik tenaga batubara di Indonesia. Jepang akan terus bekerjasama untuk pembangunan infrastruktur dan iklim investasi di Indonesia," ujar Kikuta.

Jepang adalah negara pemberi bantuan terbesar kelima di dunia. Dilansir dari laman resmi ODA Jepang, Indonesia adalah negara penerima bantuan terbesar Jepang, dan Jepang adalah negara pemberi bantuan terbesar bagi Indonesia dengan total bantuan sebesar US$29,5 miliar atau sekitar Rp259 triliun dari tahun 1960 hingga 2006.

Untuk tahun anggaran ODA 2009-2010, pemerintah Jepang memberikan bantuan pinjaman kepada pemerintah Indonesia sebesar 113,94 milyar Yen atau sekitar Rp12,5 triliun, dan bantuan hibah sebesar 5,08 miliar Yen atau sekitar Rp562 miliar.

Dana bantuan pinjaman dan hibah tersebut digunakan untuk berbagai proyek pembangunan, diantaranya adalah pembangunan Lumut Balai Geothermal Power Plant Project dan pembangunan beberapa jembatan di daerah timur Indonesia. (sj)

• dikutip dari  VIVAnews

Akankah Bencana Jepang Ancam Industri Nuklir?


Krisis nuklir Jepang akan membawa beberapa pelajaran penting bagi industri nuklir global.

Ledakan di reaktor pertama, kedua, dan ketiga di kompleks nuklir Daiichi Fukushima, Jepang, telah membawa kembali perhatian dunia terhadap kelangsungan tenaga nuklir. Ledakan yang dipicu kegagalan sistem pendinginan akibat gempa dan tsunami itu, telah menimbulkan kecemasan para pelaku serta investor industri nuklir. Tak terkecuali, negara-negara yang sedang merencanakan pembangunan.

Pemerintah Jepang telah meyakinkan rakyatnya bahwa bahaya kesehatan yang ditimbulkan dari pelepasan uap radioaktif itu sangat rendah. Dinding tebal penahan reaktor tampaknya dalam kondisi baik, sehingga belum jelas dampak terhadap kesehatan, lingkungan, dan masa depan industri itu.

Selama beberapa dekade, catatan keamanan tenaga nuklir Jepang tidak perlu diragukan lagi. Bahkan, para pendukung tenaga nuklir selalu merujuk ke Jepang --yang berlokasi di cincin api Pasifik, tempat di mana gempa sering terjadi.

Jepang dianggap telah mampu mengembangkan rangkaian pendayagunaan nuklir yang kuat baik dari perancangan, manufaktur, konstruksi, operasi, hingga pemeliharaan.

Dampak Terhadap Industri Nuklir
Kekhawatiran terhadap pemanasan global dan kebutuhan energi dalam beberapa tahun terakhir ini telah membawa kebangkitan nuklir. Sebanyak 56 reaktor nuklir dibangun pada 2010, di mana kawasan Asia Pasifik termasuk China, India, Korea, dan Taiwan memiliki lebih dari separuh proyek pembangkit ini.

Beberapa negara lain di Timur Tengah yang kaya minyak, negara-negara berkembang di Kawasan Asia Selatan dan Asia Pasifik, serta negara maju di Amerika Utara dan Eropa telah mengembangkan rencana serius pembangunan pembangkit nuklir.

Hal ini menunjukkan masa depan dari beberapa pemain raksasa nuklir seperti Areva, Hitachi-GE, dan Toshiba-Westinghouse terlihat sangat cerah. Pemain global lainnya termasuk Doosan Korea, Rusia Rosatom berharap dapat mencapai kesepakatan dengan pemerintah setempat.

Namun, apakah bencana Fukushima mengancam kelangsungan pembangkit nuklir global? Sangat sulit menilai dampak yang ditimbulkan terhadap kejadian yang masih berlangsung. Namun, beberapa dampak jangka pendek mungkin terjadi, seperti:

Tinjauan ulang terhadap proses keselamatan terhadap semua Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang beroperasi, apakah mereka berada di zona rawan gempa atau tidak, cenderung akan ditinjau secara komprehensif. Lebih banyak skenario risiko, semakin lebih baik. Badan Energi Atom Internasional (IAEA) kemungkinan akan memainkan peran besar dalam keselamatan ini.

Dampak selanjutnya adalah biaya asuransi. Biaya asuransi semua hal yang berhubungan dengan nuklir akan meningkat. Akibatnya menaikkan biaya listrik.

Rencana negara-negara membangun nuklir, kemungkinan banyak ditentang. Jerman telah mengumumkan penundaan tiga bulan atas rencananya itu. Beberapa negara juga kemungkinan akan mengumumkan tinjauan ulang kebijakan tenaga nuklir, terutama jika krisis di Jepang berlangsung lama.

Pasar saham perusahaan teknologi nuklir dan pendukungnya juga cenderung terpukul besar. Saham General Electric, pemasok reaktor di Fukushima telah mengalami penurunan yang signifikan.

Dampak lain adalah persepsi publik. Persepsi publik terhadap tenaga nuklir kemungkinan akan tercoreng, setidaknya dalam jangka pendek. Ini berarti pemerintah di seluruh dunia akan menunda beberapa keputusan penting nuklir, sampai pemberitaan menyurut.

Bencana di Jepang akan mendorong pergeseran perhatian ke teknologi alternatif, seperti pembangkit tenaga air dan batu bara bersih. Lebih spesifik, pengembangan teknologi batu bara bersih seperti Carbon Capture and Sequestration (CCS) dan Integrated Gasification Combined Cycle (IGCC) akan lebih diutamakan.

Kita telah melihat kembalinya industri tenaga nuklir setelah bencana Three Mile di Amerika Serikat dan Chrenobyl di Ukraina, meskipun harus melalui jalan yang panjang hingga tahap pemulihan.

Jika pemerintah Jepang berhasil mengantisipasi kerusakan dan menjaga kepercayaan publik, sangat mungkin pembangkit nuklir Fukushima dan industri nuklir global akan mampu melewati krisis terburuk dalam sejarah ini.

Sebaliknya, jika situasi Fukushima tidak terkendali, kemungkinan besar industri nuklir akan mengalami guncangan hebat, setidaknya untuk jangka pendek dan menengah.

Krisis ini akan membawa beberapa pelajaran penting bagi industri nuklir, di antaranya harus meningkatkan keamanan pada desain, operasi, dan pemeliharaan. Biaya pembangunan dan pengoperasian pembangkit nuklir dapat meningkat signifikan, namun industri ini tidak hilang dari pasaran. (art)


Ravi Krishnaswamy, Vice President, Energy, & Power Systems Practice, Asia Pasifik, Frost & Sullivan.
• dikutip dari VIVAnews

Senin, 21 Februari 2011

UMPAN IKAN TAWES

Rahasia 
Umpan Tawes 
Saya




Bahan :
1. 200gr kacang (dikupas kulitnya)
2. 200gr Kedelai
3. 200gr Bungkil kwalitas bagus (ampas kacang yg sudah dikeringkan minyaknya)
4. 5 Tongkol Jagung manis muda
5. 200gr Ubi (warna orange/kuning )
6. 150gr Kacang Mete
7. 200gr Minyak Samin/ 200gr Weishmen/ 200gr Butter Oil (salah satu)



Cara membuat :
- Blender kacang sampai halus trus saring bila perlu
- Blender kedelai sampai halus di saring lagi lebih bagus
- Blender kacang mete sampai halus
- Tumbuk halus bungkil
- Parut jagung jangan sama tongkolnya
- Kupas Ubi trus diparut
Kemudian sangrai satu persatu ( kacang, kedelai, kacang mete, bungkil ) menggunakan minyak samin kecuali jagung dan ubi.
* 1,5 sendok teh minyak samin setiap menyangrai menggunakan api kecil serta trus diaduk-aduk sampai aromanya harum keluar dan warna sedikit bertambah gelap, ingat jangan sampai gosong.
setelah selesai menyangrai diamkan sekitar 5menit
- Lalu campur semua bahan jadi satu
- Aduk sampai bener-bener rata/kalis, tambahkan sisa minyak samin bila masih ada
- Tambahkan 1,5 sendok makan madu murni bila perlu
- Kukus semua bahan yang telah tercampur menjadi satu, bisa menggunakan daun pisang maupun plastik
- Lama mengukus sekitar 4 jam bila umpan sudah matang terlihat lebih gelap dari sebelum dikukus
* Ingat jangan sampai gosong saat mengukus karna sangat mempengaruhi kwalitas umpan
* Ketepatan bahan adonan dan cara membuat sangat mempengaruhi hasil akhir kwalitas umpan 
* Umpan dapat bertahan 1-2 minggu bila disimpan dalam freezer
* Kunci mancing ikan tawes pengaruh cuaca, kondisi air, kedalaman air, sirkulasi air, bom umpan, bila menggunakan umpan ini jangan berdekatan dengan umpan lumut,pari (helai padi kuning) , daun bayung,bayam,kangkung,suket karna dalam kondisi tertentu hasilnya tidak maksimal.


Resep Umpan Ikan Tawes ini saya buat sendiri Original tanpa menjiplak dari manapun saya dapatkan dari para pendahulu/senior komunitas pemancing ikan tawes didaerah saya sudah dicoba puluhan kali bahkan ratusan kali di Jogja-Jateng sekitarnya dan sudah terbukti Ampuh
Bahkan saya sendiri telah membuktikan diberbagai lomba mancing ikan tawes dan hasilnya dapat dipertanggung jawabkan....Selamat mencoba


dibuat oleh : sidomancing-jogja

Kumpulan Resep Umpan Ikan MAS/TOMBRO PRIQTYUUU


RESEP UMPAN STRIKE PERTAMA
Bahan-bahan :
1. 1 Telur bebek
2. ons keju weishmen
3. sachet susu bubuk
4. 2 ons pelet 788
5. 1 bungkus mie instan
6. Essen daun pandan
7. 2 ons Ubi
8. ¼ kg ikan tongkol

Cara membuat :
Mie instan dan pelet blender menjadi tepung. Telur bebek digodok sampai matang dan diambil kuning telurnya saja. Keju diparut sampai halus. Ubi jalar dan ikan tongkol dikukus sampai lembek jangan lupa dibuang kulit dan durinya. Setelah semua bahan siap, campur kesemua bahan tersebut dalam satu wadah. Lalu aduk bersama susu dan essen, campur dengan sedikit air bila diperlukan. Kini umpan anda siap digunakan.

2. Umpan Telur Ayam

Bahan-bahan :
5 butir telur ayam
½ kg tepung ketan
Daun pandan beberapa helai
Pelet kira-kira 2,5 gemgam

Cara membuat :
Hancurkan 5 butir telur dan aduk isinya sampai lebur ( tidak terlalu berbusa ), tambahkan sedikit air agar tidak terlalu pekat, lalu masukan tepung ketan kedalam kocokan telur. Selanjutnya bungkus adonan yang telah jadi tersebut dengan daun pandan dan kukus hingga matang. Kini umpan tersebut telah siap anda gunakan untuk mancing, baik untuk galatama maupun di kolam harian.

3. Umpan Kuning

Bahan-bahan :
Jagung manis 5 tongkol Telor bebek 5 butir
(tidak muda tidak tua)
Keju Kraft 1/4 batang Kacang mede 1/4 ons
Kelapa 1/4 butir Susu Kental 1/4 kaleng
Vanili Secukupnya Daun pandan 2 lembar
Ubi 1 buah Tuna 1 kaleng
Kroto secukupnya

Cara Membuat :
Semua bahan seperti jagung manis, keju kraft dan kelapa diparut terlebih dahulu. Sedangkan untuk kacang mede terlebih dahulu digoreng dan selanjutnya digilas sampai halus, dan telur bebek diambil kuningnya saja.
Apabila semua bahan telah siap, campurlah jagung dengan kuning telur, keju parut, kacang mede, susu kental, vanili, perasan daun pandan dan santan kelapa yang diperas tanpa menggunakan air.
Bahan-bahan yang telah dicampur diaduk hingga rata, kemudian dimasukkan ke dalam kantung plastik berukuran ½ kg.
Adonan didalam plastik diikat rapat pada ujungnya agar bentuk adonan menjadi pipih dan rata dalam mematangkannya. Plastik dirangkap dua agar dalam pengukusan tidak pecah. Selanjutnya adonan dikukus selama 3-4 jam. Sebelum dimasak, daun pandan sepanjang 10 cm sebaiknya dimasukkan pada setiap kantung.
Untuk mendapatkan hasil yang rata dalam pengukusan sebaiknya setelah 1,5 jam adonan diangkat, kemudian ditekan hingga pipih dan dimasak kembali dengan posisi terbalik.
Setelah 3-4 jam, adonan umpan akan berwarna kuning pertanda sudah matang dan berbentuk pipih, tidak terlalu keras ataupun lembek.
Umpan kuning yang telah siap dicampur dengan 1 buah ubi rebus untuk dicampur dan diaduk sampai rata. Setelah semua rata, masukkan 1 kaleng tuna untuk dicampur hingga rata.
Masukkan kroto secukupnya ke dalam adonan, diaduk hingga rata.

Resep umpan kuning ini dapat bertahan hingga 1 minggu. Selamat mencoba!!!!!!!


4. Umpan Putih Super

Bahan-bahan :
Katulampa 3 sachet susu dancow
6 butir telur ayam negeri 1 bungkus umpan jadi Pak Ikin
1 kaleng Deho 1 lembar daun pandan
2-3 ons kroto

Cara membuat :
Aduk semua bahan diatas kecuali Deho. Adukan atau adonan tersebut ditim selama 15-20 menit. Setelah dingin, umpan siap dipakai. Namun sebelum digunakan, campurkan terlebih dahulu Deho dengan porsi secukupnya ( seimbang).

5. Umpan durian tiga mata

Bahan-bahan :
Durian tiga mata (biji)
Gula merah 200 gr
Ubi Jalar
Sagu 200 gr

Cara membuat :
Pisahkan daging durian dari bijinya. Parut ubi jalar hingga membentuk seperti tepung.
Didihkan air 200 ml, setelah itu masukkan gula merah aduk hingga menjadi lumer. Setelah itu masukkan daging durian aduk hingga durian tercampur benar dengan larutan gula tadi.
Selanjutnya untuk mengentalkan umpan tambahkan sagu dan parutan ubi jalar.
Aduk hingga rata, umpan durian siap digunakan.

6. Umpan Susu Sapi

Bahan-bahan :
10 tongkol jagung manis 4 butitr telur bebek
1/2 liter susu sapi murni. 1/4 kelapa ukuran sedang.
1/2 kg ubi kuning 1/2 blok keju Kraft 1/2 sendok makan mentega Weijmans

Bahan campuran lain :
2 ekor bandeng hitam basah 1 Kg kroto putih segar

Cara membuat :
Jagung dan kelapa digiling halus. Ubi kuning dikukus lalu diparut. Keju diparut. Susu sapi dimasak diatas api kecil sambil terus diaduk hingga tinggal 6 sendok makan. Telur bebek ( 5 butir campur dan 3 kuningnya saja ) diaduk dengan mixer pada kecepatan tinggi. Jagung, kelapa, ubi, keju, susu sapi, dan mentega dicampurkan ke adonan telur sambil terus diaduk pada kecepatan tinggi. Umpan siap dipakai. Catatan : Jika akan dipakai mancing pada pagi hari, umpan harus dibuat malam hari dan harus sudah jadi tepat menjelang pagi.

Cara memakai : Kroto putih sebanyak 1/2 dikukus lalu dicampur pelet. Gunakan sebagai bom. Kroto dikukus dengan maksud agar bisa tenggelam. Seperti biasa, sebelum dipasang umpan harus dicampur lagi dengan kroto di bagian luarnya. Jika ikan mas di kolam ternyata menyukai umpan amis, selain kroto, adonan boleh dicampur lagi dengan daging bandeng yang sebelumnya telah dikukus dan dihaluskan. Daging bandeng bisa dicampur langsung ke adonan atau hanya dibagian luar.

7. Umpan Jagung

Bahan-bahan :
10 Tongkol jagung muda 1/3 blok keju Kraft
1/2 ons singkong Roombutter Weijmans secukupnya
1/4 butir kelapa muda 2 ons kroto (kroto beras)
1 butir kuning telur bebek ( boleh tidak dipakai )

Cara membuat :
Jagung, singkong, kelapa muda dan keju diparut lalu dicampurkan dengan sisa bahan dan diaduk rata. Adonan dibungkus rapat dengan alumunium foil. Dikukus selama 2 jam dengan api kecil, air sudah harus mendidih saat adonan dimasukkan. Kroto dicampurkan saat umpan akan dipakai.

8. Umpan Susu Murni

Bahan-bahan :
1/4 kg ubi kuning 50 gram Bubur bayi Cerelac rasa pisang
3 ekor belut 5 tongkol jagung manis
1/4 pak keju Kraft 2 butir telur (bagian kuningnya saja)
Susu murni secukupnya 50 gram mentega
1 kaleng ikan tuna 2 ons kroto

Cara membuat :
Ubi, belut dan parutan jagung manis dikukus terpisah. Untuk jagung kukus setengah matang saja. Parut ubi dan keju, haluskan daging ikan tuna dan daging belut. Campurkan semua bahan di atas tadi aduk hingga rata. Untuk kroto dicampurkan saat umpan akan dipakai.

9. Umpan Mie Instan

Bahan-bahan :
1 bungkus Indomie kari ayam
2 butir telur ayam kampung 1 sendok makan roombutter Weijmans
1 sendok makan penuh bubur bayi Nutrisia beras 1 lembar keju Kraft
1 sendok makan susu bubuk Infamil 1 sendok teh bubur bayi Cerelac beras

Cara membuat :
Indomie diblender sampai halus lalu diaduk dengan kuning telur yang sudah dikocok. Roombutter dipanaskan sampai mencair. Ke dalamnya lalu dimasukkan keju parut dan diaduk. Pemanasan diteruskan dengan api kecil. Bahan-bahan lain kemudian dicampurkan. Selama pengadukan, api harus tetap kecil supaya adonan tidak hangus. Setelah warnanya agak kuning, bubur bayi Nutrisia beras dimasukkan dan diaduk lagi. Adonan didinginkan sebelum dimasukkan kedalam kaleng untuk disimpan. Cerelac berfungsi untuk pengeras umpan. Apabila saat dipakai umpan terlalu lembek ( mudah hancur ), tepung Cerelac dapat ditambahkan lagi. Sebelum dipakai umpan harus dicampur rata dengan kroto secukupnya.

10. Umpan Kacang Mete

Bahan-bahan :
2 tongkol jagung manis (sweetcorn ) muda 0,5 sendok teh gula pasir
1,5 ons ubi jalar manis 2 ons kacang mete
1 ons singkong 1 ons kacang tanah
0,5 ons keju Kraft 0,5 sendok garam
2 kuning telur ayam kampung mentega secukupnya

Cara membuat :
Kacang mete dan kacang tanah digoreng dengan mentega, setelah matang keduanya kemudian diblender sampai benar-benar halus. Jagung muda, ubi jalar, dan singkong dikupas lalu diparut sampai halus demikian juga keju kraft dihaluskan, diaduk jadi satu dengan bahan-bahan yang lain, kemudian dibungkus, dikukus dengan api besar sampai matang. Pada saat digunakan, umpan jagung ini harus dicampur dulu dengan kroto atau daging belut.

Buat para mancing mania ikan mas/tombro, resep pilihan ini berhasil saya kumpulkan dari berbagai sumber jadi bila ada persamaan baik secara materi maupun tulisan mohon maaf dan mohon maklum. Some of this recipes sudah saya coba dan hasilnya cukup memuaskan.
selamat mencoba...

8 Pilihan Umpan Dasyat Untuk Ikan Mas/Tombro



Pilihan 1 :
100 gram ubi putih
100 gram singkong
100 gram kentang berkulit
4 cc Essence Butter Cookies
4 cc Essence Durian
4 keping biskuit manis
Kroto secukupnya

caranya :
ubi,singkong dan kroto dikukus sd masak, ubi,biskuit dan kentang berkulit beserta kulitnya digiling sampai lembut lalu dicampur rata dengan singkong yang diparut, masukkan essence, campurkan kroto saat umpan akan dipakai.

Pilihan 2 :
250 gram pelet ikan mas butiran
250 gram kroto
2 butir telur bebek
1 bungkus tepung telur bebek
2 ekor ikan sarden
kaleng
4 cc Essence Vanila
4 cc Essence Paus Oil

caranya :
pelet diseduh dengan air mendidih, ikan sarden dihancurkan tanpa air dan saos, kuning telur dan tepung telur bebek diseduh dengan air panas, kroto diseduh dan ditiriskan, masukkan essence, seluruh bahan dicampur hingga rata dan diaduk dengan garpu.

Pilihan 3 :
1 Bungkus Pelet ikan mas
4 cc Essence tongkol
4 cc Essece kepiting
250 gram kroto

caranya :
pelet dicampur air dan dihaluskan, masukan essence, dan kroto dicampur pada umpan.

Pilihan 4 :
½ bungkus p
elet ikan mas
2 buah ubi kuning
1 bungkus sereal vanila
4 cc Essence
Minyak Ikal
4 cc Essence Tuna Oil

caranya :
pelet dan seral dicampur air dihaluskan, ubi dikukus dan dikupas kulitnya dan dihaluskan, campurkan kedua bahan tsb dengan sendok kayu, masukkan essence.

Pilihan 5 :
3 buah ubi putih/kuning
1 bungkus bubur bayi rasa pisang
4 cc Essence Banana special
4 cc Essence Nangka
250 gram kroto

caranya :
ubi dikukus dan diparut, bubur bayi campur air dan diaduk bersama ubi, masukkan essence, kroto dicampur pada saat umpan akan dipakai.

Pilihan 6 :
½ bungkus pelet ikan mas
2 butir telur bebek
15 cc Essence Cumi Oil
4 cc Essence Kacang
4 cc Essence Habi Oil

caranya :
semua bahan dicampur air dan diaduk sampai rata

Pilihan 7 :
½ bungkus pelet ikan mas
1 kaleng kecil ikan sarden
4 cc Essence Vanila
4 cc Essence Cobra oil/Biawak Oil

caranya :
semua bahan dicampur air dan diaduk sampai rata

Pilihan 8 :
½ bungkus pelet ikan mas
10 cc Essence Konyaka Blue/Konyaka Red
6 cc Essence Tutti Fruti/Strawbery
15 cc Essence Sea Food

caranya :
semua bahan dicampur air dan diaduk sampai rata



sekian dulu tips sekilas umpan ikan mas/tombro dari kami
semoga bermanfaat dan membantu 
salam strike dari kami 


Senin, 17 Januari 2011

Tip & Trik Mancing Laut

Memancing di tepi laut
Umpan yang digunakan untuk memancing di tepi laut berbeda dengan memancing di air tawar. Umpan yang digunakan bisa menggunakan Undur-undur pantai,cacing lur,cumi yang di potong kecil-kecil, udang atau ikan kecil. Setting alat pancingnya sama dengan setting untuk memancing ikan di sungai
Penggunaan umpan dengan udang atau ikan kecil biasanya digunakan apabila di tepi laut airnya keruh. Jika airnya bening dan ombaknya cukup tenang, umpan yang digunakan bisa menggunakan undur-undur pantai,cacing lur, atau cumi yang telah dipotong-potong karena ikan yang berada di tengah laut bisa saja mencapai tepi laut (jenis ikan : gato,caru/GT,megan,terongan,kakap,ikan P jenis tuko dan kelalawar dan masih banyak lagi)

Setting alat pancing ada 2 cara dan biasanya digunakan untuk memancing ikan pada kedalaman ≤ 100 meter
Pertama, setting umpan melayang/gantung, yaitu posisi umpan berada antara permukaan air laut dan dasar laut dengan menggunakan lebih dari 2 mata kail. Ini untuk memancing ikan jenis barakuda, bawal atau tongkol.
Kedua setting umpan diatas permukaan, posisi umpan ada kira-kira 2 atau 3 meter dibawah pelampung. Setting umpan seperti ini adalah untuk memancing ikan seperti ikan layur dan cakalang
Untuk tehnik casting ditengah laut menggunakan sejenis umpan buatan yang terbuat dari plastik atau karet mengkilap. Bentuknya bermacam-macam biasanya menyerupai ikan-ikan kecil yang disukai ikan predator.  Umpan seperti ini bisa diperoleh di toko pancing, bentuk ukuran dan warnanya bervariasi.
Tips yang tidak kalah penting untuk memancing ditengah laut adalah hindari memancing pada waktu terang bulan karena pada waktu terang bulan permukaan laut terang sehingga memungkinkan ikan mencari mangsa lewat bantuan sinar bulan. Dan demi keaamanan dan keselamatan kita, hindari memancing pada waktu musim angin barat atau musim penghujan
Yang sedang menjadi trend saat ini adalah memancing ikan bandeng. Ikan bandeng biasanya mencari makan di atas permukaan air sehingga cara setting jarak antara pelampung dan mata kailnya adalah ± 5 cm samapai 10 cm. Umpan yang digunakan umumnya memakai pellet yang juga mudah didapat di toko pancing.

Berbagai macam tehnik telah dipakai oleh para mancing-mania diseluruh dunia, namun ada beberapa tehnik yang sering dipakai yaitu:

1. SURFISHING (Memancing dari pantai): Biasanya dilakukan di pinggir pantai berpasir, dan piranti Joran dan Reel Spinning type medium adalah yang umum dipakai disini. Bisa juga menggunakan jenis piranti yang lainnya, bergantung pada jenis ikan yang anda inginkan.undur-undur, cacing laut, udang, irisan ikan, ikan hidup dan juga umpan tiruan dapat digunakan sebagai umpan. Pada lokasi yang potensial, anda mungkin dapat memancing ikan yang cukup besar.

2. PIERFISHING (Memancing dari dermaga): Memancing dari pelabuhan, dermaga kayu atau penahan gelombang. Kebanyakan pemancing dari dermaga melakukannya untuk rekreasi, juga dengan membawa serta keluarga mereka. Tetapi andapun boleh mencobanya, karena bukan tidak mungkin mendapatkan ikan-ikan besar seperti hiu, pari, kakap putih, dll. Piranti yang umum dipakai adalah type Joran dan Reel Spinning type Medium, karena mudah di gunakan. Umpan yang dipakai sama dengan SURFISHING.

3. ROCKFISHING (Memancing dari batu karang): Dari namanya sangat jelas bahwa kegiatan memancing dilakukan dari lokasi yang berbatu karang. Saya pernah menyaksikan film tentang memancing dari batu karang, dan sebagai target pancingan adalah ikan Marlin dan GT. Marlin bukanlah merupakan target yang lazim dalam ROCKFISHING, dan saya belum pernah menyaksikan sebelumnya dan ternyata sangat mendebarkan dan seru. Biasanya pada ROCKFISHING bisa mendapatkan ikan yang lebih besar jika dibandingkan dengan SURFISHING dan PIERFISHING. Piranti yang digunakan Joran SF (Surf Leader) type Hard/Heavy Action Reel Spinning 10000 Up dan tali knur/senar ukuran besar (Braid PE 10).
Menggunakan umpan : tonggkol,gembung atau ikan-ikan kecil lainnya, namun kegiatan memancing dilakukan dari pantai yang berkarang terjal dan juga agak sulit dicapai pada beberapa lokasi.


1. BOTTOM FISHING (Mancing dasar/selem): Memancing dari atas perahu yang di jangkar diatas lokasi yang dianggap potensial seperti gugusan karang, tubiran, dll. Menggunakan pemberat (umumnya terbuat dari timah) untuk menenggelamkan umpan sampai ke dasar laut. Umpan yang umum dipakai antara lain udang, ikan hidup, irisan daging ikan, cacing laut, dll. Anda dapat menggunakan type piranti yang sesuai dengan keinginan. Pada lokasi yang berpotensi ikan besar, sebaiknya menggunakan Joran dan Reel type conventional. Anda akan mempunyai tali pancing yang cukup panjang sekitar 300m dan juga kelas kenur/tali senar menengah (Braid PE 8) dengan menggunakan type conventional. Sedangkan untuk ikan yang lebih kecil akan lebih mengasyikan jika menggunakan type spinning atau baitcasting.

2. JERKING (Mancing hentak): Sama halnya pada mancing dasar, perbedaanya terletak pada umpan yang dipakai. Mancing Jerking menggunakan umpan tiruan yang diberi pemberat agar dapat tenggelam sampai ke dasar laut. Dan umpan tersebut biasanya menyerupai ikan kecil, cacing, udang, dll. Melempar umpan dan lalu mengulur kenur sampai umpan sampai ke dasar laut, lalu gulung kenur sambil menggerakan joran untuk menciptakan gerakan kepada umpan agar terlihat seperti hidup. Setelah umpan sampai dipermukaan tenggelamkan umpan kembali, lalu gulung lagi. Demikian berulang-ulang sampai ada ikan yang menyambar umpan tsb. Piranti yang umum dipakai adalah jenis spinning, baitcasting dan conventional.

3. KITE FISHING (Mancing menggunakan layang-layang): Memancing dari perahu dengan menggunakan layang-layang untuk menjauhkan umpan pada jarak tertentu. Dan juga untuk menjaga umpan agar tetap berada di permukaan air, karena tehnik ini biasanya di lakukan untuk menangkap ikan-ikan permukaan (palagis). Beberapa pemancing bahkan menggunakan jerat untuk menangkap ikan. Piranti yang biasanya dipakai adalah jenis spinning, dan disamping menggunakan layang-layang dapat pula memakai balon.

4. DRIFTING (Mancing berhanyut): Dapat diartikan menghanyutkan umpan atau perahu, keduanya akan menimbulkan efek yang sama. Umpan yang paling baik digunakan adalah umpan hidup dengan menggunakan piranti jenis spinning, baitcasting atau conventional. Ada pula pemancing yang melakukan hal ini untuk menemukan gugusan karang yang dikelilingi oleh ikan-ikan pancingan. Setelah ada yang menyambar umpan, biasanya jangkar di lemparkan dilokasi tersebut.

5. TROLLING (Mancing tonda): Menggunakan umpan hidup atau segar dan juga umpan tiruan adalah umum pada tehnik ini. Biasanya umpan di hela di belakang perahu yang bergerak maju pada kecepatan tertentu. Dianjurkan untuk menggunakan piranti conventional, karena ikan target biasanya ikan-ikan yang berukuran besar seperti Marlin, Layaran, Tuna, GT, Baraccuda.

Selain teknik mancing yang telah disebutkan diatas ada teknik mancing lain yang bisa dilakukan baik dari pantai/dermaga maupun di tengah laut, yaitu:

POPPING (Mancing dengan popper): Menggunakan umpan tiruan yang disebut POPPER, yang dilemparkan pada jarak tertentu untuk kemudian kenur digulung sehingga umpan bergerak dipermukaan sambil menimbulkan cipratan serta suara deburan yang mengundang predator. Teknik ini efektif dilakukan jika ikan buruan bermain dipermukaan. Piranti yang digunakan umumnya jenis Baitcasting dan Spinning.

Sekian dulu tips & trik, semoga bermanfaat...
Salam STRIKE buat para mancing-mania 


Earn money with AlertPay

Minggu, 16 Januari 2011

Tip & Trik Memancing Air Tawar (sungai atau kolam,waduk)



Memancing ikan adalah hobi yang cukup menghibur dan menyenangkan bagi sebagian orang. Bahkan untuk menghilangkan penat dan melupakan sejenak rutinitas kerja sehari-hari kita dapat juga sebagai obat stees yang ampuh. Agar lebih afdol, kegiatan memancing ini memiliki beberapa tips dan trik yang bisa dipraktekkan langsung agar lebih efektif, lebih baik dan menjadikan kegiatan memancing tidak membosankan.
Sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu lokasi memancing ikan dimana satu sama lain memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Peralatan memancing secara umum yang diperlukan adalah :
- Joran pancing
- Tali senar
- Reel
- Timah pemberat
- Barel Swivel
- Mata kail
- Pelampung
- Stoper pelampung
- Flying Lures  untuk tehnik Casting (buat ikan Predator)  
- Umpan (cacing, pelet,udang,lumut atau racikan sendiri)

Memancing di sungai/kolam dan waduk
Yang perlu disiapkan adalah peralatan memancing yang disebutkan di atas dengan memperhatikan faktor umpan dan setting alat pancing. Umpan yang digunakan di lokasi ini umumnya adalah cacing dan udang, sedangkan untuk setting alat pancing adalah memasang mata kail.

Tehnik Dasar :
Dengan satu mata kail (bisa menggunakan lebih dari satu mata kail)
Jenis dan tehnik dasar/selem
Penuntun Umpan (timah diatas mata kail jarak sekitar 10-15cm menggunakan barel swivel yang berfungsi sebagai stoper timah dan umpan tidak diam/statis tapi dapat bergerak kesan-kemari mengikuti arus air dan lebih menarik perhatian ikan

Masih Tehnik Dasar II :
Jumlah mata kail dalam setiap joran pancing minimal 2 mata kail (lebih banyak lebih bagus), dengan posisi timah dibawah. Jarak mata kail dengan timah kira-kira 10-15cm
Memancing di Kolam/Empang atau Waduk
Peralatan mancing sama seperti di atas dan umpannya tergantung jenis ikan buruan yang akan dipancing. Untuk ikan emas biasanya menggunakan umpan racikan yang dibuat sendiri dan bahan-bahannya juga mudah didapat. Bahannya menggunakan tepung pellet yang berbentuk butiran, daging ikan dan lain-lain. Jika tidak ingin terlalu repot umpan seperti ini bisa diperoleh di toko ikan atau toko pancing. Khusus untuk ikan Nila/Mujair, umpan yang digunakan adalah  lumut hijau bisa juga dengan cacing

Tehnik Melayang :
Untuk setting alat pancing ini, mata kail yang digunakan bisa berjumlah 2 atau lebih dengan posisi pelampung berada diatas mata kail. Ketingian batas pelampung dan timah disesuaikan dengan kedalaman air. Misal untuk kedalaman 1,5 meter, jarak antara pelampung dan timah juga 1,45 meter, dan pelampung dibatasi pakai stopper. Fungsi pelampung adalah membuat umpan melayang didalam air dapat juga untuk mengukur kedalaman air dan usahakan sisakan beberapa cm ( bisa 5-15cm dari dasar tergantung jenis ikan yang dipancing, biasanya jenis ikan besar lebih suka diperairan dalam) diatas dasaran sungai maupun kolam agar umpan dapat bergerak sesuai arus bawah air serta mudah terlihat ikan.
Sekian dulu tips & trik, semoga bermanfaat...
Salam STRIKE buat para mancing-mania 

Sabtu, 11 Desember 2010

Apakah Mancing Dapat Menjadi Obat Stress?

Jawabannya ialah iya. 
Stress adalah salah satu penyakit yang menyerang pikiran, syaraf – syaraf tubuh menjadi tegang dan penat karena beban pikiran yang jenuh dan berakhir pada kelelahan pikiran..betul? banyak orang stress meluangkan waktunya dengan berbagai macam hobby yang menyenangkan, jalan – jalan, rekreasi, olahraga , shopping dan lain lain yang intinya mengobati kelelahan pikiran dengan kegembiraan yang sesuai dengan keinginannya Hobby mancing adalah salah satunya.. moga – moga thesis filsafat saya benar.


Nah mancing sendiri adalah salah satu hobby yang mengasikkan , mancingmelatih pikiran untuk focus, hobby ini bisa mengajarkan orang untuk bersabar dan bersabar. Meski kalau sepintas dilihat cuma diam dan menunggu ( banyak orang bilang ini adalah pekerjaan yang membuang waktu ) tapi..untuk bisa mendapatkan ikan juga dibutuhkan konsentrasi lho…sedikit anda hilang konsentrasi pada pelampung yang bergerak, kemungkinan pakan yang ada di mata kail hilang.

Kesabaran pemancing pun kadang juga bisa dilihat saat ia menarik joran yang sudah di tarik ikan. Teknik yang bagus akan memberikan hasil ikan dapat diangkat..kalau anda terburu- buru menarik senarnya mungkin saja ikannya malah lolos apalagi kalau ikannya yang besar. Ternyata orang memancing masih butuh pengetahuan juga ya..? lha iya dong…butuh kejelian juga lho

Banyak pemancing bilang bahwa kadang – kadang setelah mereka memancing seharian, mereka pulang ke rumah tanpa hasil apa – apa. Ikan kecil pun tidak..tetapi masih bisa tersenyum..padahal kalau diitung -itung biaya untuk beli pakan, pancing, biaya perjalanan kalau dibelikan ikan di pasar udah bisa buat makan sekeluarga...


Namanya juga hobby…kata orang bijak, hobby itu tak kenal harga…yang namanya kesenangan itu tak bisa dinilai dengan uang…asal stress ilang, perasaan plong tubuh bugar… selesai tak habis pikir mau habis berapa duit…bukan begitu teman?




Jogja News Info

Ketika Keraton Yogyakarta Menggugat

Jakarta (ANTARA News) - Sultan Agung berang. Raja Kerajaan Mataram itu mengirimkan sedikitnya sepuluh ribu pasukan ke Batavia, sebuah tempat yang sebelumnya bernama Jayakarta.

Tujuan Sultan Agung hanya satu, menggempur kekuatan Belanda serta serikat dagangnya, VOC. Sang Sultan merasa perlu menghardik VOC yang dia anggap mengangkangi Mataram, kerajaan yang dia anggap sebagai pemilik sah tanah Jawa.

Perangpun pecah pada pertengahan 1628. Ribuan pasukan Mataram merangsek ke Batavia di bawah komando sejumlah tumenggung dan adipati kepercayaan sultan.

Pertumpahan darah terjadi di Batavia. Bukan darah pasukan Belanda, melainkan darah ribuan pasukan Mataram yang membasahi tanah.

Kekurangan perbekalan menjadi alasan kekalahan para pengikut Sultan Agung.

Namun, sultan merasa sudah terlanjur kehilangan harga diri akibat ulah VOC. Dia kemudian melakukan serangan kedua, dengan strategi yang lebih matang dan bala tentara yang lebih banyak.

Dia membangun sejumlah lumbung pangan di sekitar Karawang dan Cirebon. Apa daya, VOC lebih cerdik. Serikat dagang bersenjata itu membakar lumbung-lumbung pasukan Mataram, sehingga nasib buruk lagi-lagi membayangi kerajaan itu.

Duka cita Mataram tidak selamanya bermakna kekalahan. Sejumlah literatur mengungkapkan, ribuan pasukan Mataram telah berhasil mengacak-acak sistem sanitasi, irigasi, dan transportasi Belanda yang berhulu di Sungai Ciliwung.

Alhasil, sungai itu tercemar dan wabah kolera melanda Batavia. Gubernus Jenderal saat itu, JP Coen, dan sejumlah petinggi militer Belanda meninggal akibat wabah tersebut.


"Konflik baru"

Hampir 400 tahun setelah konfrontasi Mataram-Batavia, ketegangan baru muncul di penghujung 2010 meski bukan dalam bentuk kontak fisik. Poros Yogyakarta-Jakarta kembali memanas setelah pemerintah pusat berniat mengatur keistimewaan Yogyakarta. Pengaturan ini, menurut sejumlah pihak, akan mengurangi wibawa Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

Ketegangan era baru ini muncul dalam bentuk sejumlah aksi unjuk rasa ribuan rakyat Yogyakarta. Mereka menolak usul pemerintah pusat tentang pemilihan gubernur melalui pemilu.

Rakyat Yogyakarta merasa keistimewaan daerah itu terletak pada mekanisme penetapan Sultan dan penggantinya secara otomatis sebagai gubernur DIY.

Akhir-akhir ini, perlawanan bukan hanya muncul dikalangan rakyat. Keraton juga mulai menggugat.

Gusti Bendoro Pangeran Haryo Prabukusumo adik Sri Sultan Hamengkubuwono X, secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus keluar dari keanggotaan partai tersebut.

"Alasan pengunduran diri saya ini karena ada perbedaan pemahaman tentang Rancangan Undang-undang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta, antara sikap politik saya dengan kebijakan DPP Partai Demokrat," kata Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo.

Prabukusumo merasa partai yang selama ini dia bela telah mengusik harga diri dan martabat garis keturunan raja Yogyakarta. Ayahnya, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, telah merelakan diri untuk bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penguasa republik saat itu, menyetujui keistimewaan Yogyakarta yang salah satunya ditandai dengan penetapan Sultan sebagai gubernur.

"Saya harus menjaga harga diri almarhum ayahanda dan Sri Paduka Paku Alam VIII, sebagaimana yang tertuang dalam Amanat 5 September 1945," katanya.

Menurut dia, pernyataan ayahnya untuk bergabung dengan NKRI dengan jabatan gubernur adalah bentuk pengorbanan yang luar biasa. Ayahnya yang sebelumnya adalah raja sebuah negara merdeka bernama Ngayogyakarta Hadiningrat, mau merendahkan diri, bergabung, dan membela kedaulatan republik.

"Dengan jadi gubernur dan wakil gubernur, yang tadinya kekuasaan penuh menjadi terbatas, karena harus taat pada UUD 1945, Kepres dan undang-undang lainnya. Ini merupakan pengorbanan harga diri, apa iya sekarang masih mau dipotong lagi," katanya.

Prabukusumo juga menyatakan sakit hati atas pernyataan seorang kader Partai Demokrat ketika menyinggung keistimewaan Yogyakarta dan kerabat keraton.


"Perebutan wilayah"

Kembali ke tahun 1682. Pemerhati kebudayaan dan sejarah Jawa dari Monash University, M.C. Ricklefs menyatakan, konfrontasi Mataram-Batavia berawal dari kemarahan Sultan Agung yang menganggap VOC berbuat lancang.

Sultan Agung menganggap VOC melanggar peringatan dengan mengganggu ketenteraman Pulau Jawa melalui sebuah aksi pencaplokan Batavia.

Sang Sultan sebenarnya sudah menawarkan kerjasama dengan VOC, terutama untuk menjadikan Surabaya sebagai musuh bersama. Namun, VOC menolak.

Watak keras dan politik ekspansi berwajah peperangan yang menjadi ciri khas Sultan Agung kembali muncul. Dia menyatakan perang terhadap Batavia.

Berbicara soal wilayah kekuasaan akan menyingung soal tanah dan pengelolaannya. Hal itu pula yang dinyatakan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato menyikapi polemik keistimewaan Yogyakarta.

Saat itu, kepala negara menyinggung masalah pengelolaan tanah sebagai salah satu unsur keistimewaan yang akan diatur dalam Rancangan Undang-undang Keisimewaan.

"Tentang hak ekslusif pengelolaan tanah di Yogyakarta, baik yang menjadi otoritas Kesultanan maupun Pakualaman dan tata ruang khusus pula bagi Daerah Istimewa Yogyakarta," kata presiden.

Selama ini, Kasultanan Yogyakarta telah menerapkan sistem pengelolaan tanah keraton secara mandiri.

Tanah keraton yang dikenal dengan "Sultan Ground" itu merupakan tanah adat peninggalan leluhur yang dimiliki oleh Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Tanah keraton kini dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat dalam bentuk areal pertanian, penghijauan, konservasi tanaman langka, dan pusat budaya.

Salah satu pemanfaatan tanah keraton adalah untuk tempat tinggal rakyat Yogyakarta dengan status "magersari". Rakyat boleh memanfaatkan tanah, dengan kesadaran penuh bahwa status tanah itu adalah milik keraton.

Penduduk setempat yang menempati tanah itu tidak memiliki sertifikat. Mereka hanya berbekal "Serat Kekancingan" atau surat yang dikeluarkan Keraton tentang penggunaan tanah.

Keraton menugaskan sejumlah abdi dalem yang tergabung dalam satuan khusus pengelolaan tanah bernama "Paniti Kismo". Satuan khusus ini memiliki struktur organisasi yang tertata apik hingga tingkat desa.

"Paniti Kismo" memiliki otoritas mengelola pemanfaatan tanah keraton untuk berbagai kepentingan dan kesejahteraan rakyat Yogyakarta.

Menurut Pusat Dokumentasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, rakyat yang berbekal "Serat Kekancingan" tidak dibebani pembayaran pajak kepada "Paniti Kismo" dan keraton.

Bahkan, rakyat juga tidak perlu menyerahkan "Glondhong Pengarem-arem" atau uang yang diberikan oleh rakyat Yogyakarta kepada keraton sebagai ucapan terima kasih karena boleh menggunakan tanah keraton.

Singkat kata, tanah milik keraton itu digunakan secara gratis oleh rakyat Yogyakarta. Rakyat bisa menempati tanah itu secara turun temurun tanpa beban pajak.

Sampai saat ini, keraton melalui Prabukusumo baru menggugat soal niat pemerintah mengubah mekanisme penetapan Sultan sebagai gubernur DIY.

Keraton belum menggugat kemungkinan berkurangnya lahan pertanian, hunian, pusat budaya, dan konservasi tanaman langka karena menjelma menjadi kawasan bisnis akibat perubahan mekanisme pengelolaan tanah.

Kawasan bisnis itu tentu akan menjadi pusat kekuasaan modal baru yang mendatangkan keuntungan bagi pihak tertentu.

Kasultanan Yogyakarta juga belum menggugat kemungkinan hilangnya martabat keraton karena tak mampu lagi berbagi rasa dengan rakyatnya melalui sistem penataan tanah yang tidak saling membebani.

sumber : http://m.antaranews.com

TEKNIK MANCING (Fresh Water)

Memancing ikan sepertinya mudah saja, lemparkan umpan, ikan makan umpan, gulung lalu angkat. Ternyata tidak seperti itu, karena diperlukan sedikit keahlian khusus. Teknik ini akan sangat diperlukan apalagi jika anda sedang memasuki lomba. Berlatihlah dan pengalaman akan mengajarkan anda kepada tekink yang benar dan efektif. Silahkan ikuti teknik berikut dan jika anda mempunyai trik-trik khusus, jangan segan untuk mengirimkannya ke halaman ini.



MELONTAR UMPAN
Kunci sukses acara mancing juga ditentukan oleh teknik lontaran. Lontaran harus jatuh pada titik yang sama dengan titik yang telah diberi umpan pengebom. Lontaran ke arah yang sembarangan itu seperti mengoper bola ke arah yang tiada seorang temanpun yang menyambut. Berlatihlah dulu cara melontar di kolam harian sebelum anda beralih ke pertandingan. Memang tak ada larangan untuk langsung terjun ke lomba. Namun tentunya kita tak ingin mendapat malu bila lontaran kita selalu jatuh di lapak tetangga.Mula-mula atur pengangan tangan tepat pada gagang joran di mana ril duduk. Buka kawat pengaman ril (Bail Arm) dan tahan kenur dengan jari telunjuk. Pegang joran tegak lurus searah badan, arahkan mata ke titik tempat jatuhnya umpan. Gerakkan joran dengan gerakan siku ke arah depan hingga kenur tegak lurus dengan air, ayunkan umpan ke arah belakang. Bila saat itu anda masih ragu , gerakan joran kembali kedepan. Kembali ayunkan umpan ke belakang dengan menggerakkan joran lurus dengan kepala. Saat umpan terayun ke belakang, lontarkan umpan bersamaan dengan arah balik ayunan umpan ke depan dengan gaya seperti menyabet dengan joran, jangan lupa melepas kenur yang tadi anda tahan dengan jari. Bila gerakan dilakukan secara benar maka anda tak akan kecewa dengan hasil lontaran, berlatihlah terus hingga dirasa telah cukup. Untuk lemparan yang dekat anda cukup mengayunkan umpan saja tanpa sabetan joran, kemudian arahkan umpan ke tempat yang di tuju.Tempat-tempat yang cocok dijadikan titik potensial (hotspot) seperti; tempat terdalam pada bagian empang yang rata, sisir dengan pelampung tempat tersebut jika ada satu bagian terdalam maka jadikan sebagai titik potensial. Daerah kolam pada pertengahan yang terdapat pancuran air, daerah kolam pada tempat masuk atau keluarnya air juga daerah di mana terdapat patok bambu penyangga pipa pancuran air. Pinggir kolam yang dasarnya menjorok ke daratan (bentuk gua) atau yang banyak tanaman rambat yang menjuntai ke air. Dan masih banyak lagi ciri-ciri tempat yang baik untuk dijadikan hotspot.


ISYARAT KENUR
Pada rangkaian glosor atau kenur bebas (free lining) lainnya, gerakan umpan yang dimakan ikan, getarannya langsung disalurkan ke kenur. Setelah umpan dilontarkan, gulung kenur sedikit, taruhlah joran pada cagak joran (rod rest) atur kenur agar menegang namun janganlah terlalu kencang, agak kendor sedikit. Perhatikan kenur yang memasuki air karena di sini getarannya dapat terlihat jelas. Ada 2 kondisi dimana kita harus segera menggentak joran :
Tanpa isyarat awal, tiba-tiba saja kenur terangkat dan bergerak menjauh.
Kenur yang tegang tadi tiba-tiba menjadi kendor.
Keadaan lain yang dapat dideteksi seperti kenur yang bergerak-gerak mengencang

Keadaan lain yang dapat dideteksi seperti kenur yang bergerak-gerak mengencang dan mengendur, gerakan yang amat halus dapat anda rasakan dengan memposisikan jari telunjuk pada kenur, pada keadaan yang ekstrim joran dapat turut tercebur ke air makanya disarankan mengikatkan tali pengaman pada joran bila memancing menggunakan rangkaian ini di danau atau perairan yang dalam lainnya



HENTAK JORAN
Agar ikan dapat terkait saat umpan termakan, setelah adanya deteksi gigitan yang diurai di atas tadi. Anda perlu hentak joran (strike) terutama bila rangkaian yang menggunakan pelampung. Hentakan joran dapat digolongkan sebagai gerakan yang refleks. Untuk itu latihlah gerak refleks anda, sehingga tangan terlatih untuk segera meraih joran. Raih joran dengan memegangnya pada pangkal joran tepat di dudukan ril penggulung, posisi jari telunjuk ada didepan gagang penggulung jari lain berada di belakangnya. Gerakkan joran jauh ke arah belakang kepala secara cepat, usahakan jangan mengendurkan kenur dan baca gerak ikan dan mulailah mengajarnya. Gerak menggentak yang benar adalah melawan arah kenur. Pada lokasi alam, lontaran dapat saja jauh di arah kanan atau kiri dari posisi kita. Bila lontaran arah ke kiri, hentakan adalah ke belakang kanan. Bila lontaran arah ke kanan, gentakannya ke belakang kiri. Pada empang pemancingan lontaran umpan hanya ke arah depan saja, karena sebelah kanan kiri ditempati orang.


MENAKLUKKAN IKAN
Menaklukkan ikan adalah saat yang paling kritis, gerakan ikan yang berontak melebihi kekuatan putus kenur (breaking strength) dapat menyebabkan kenur putus. Setel drag pada posisi setengah dari posisi mati (terkunci penuh) atau sesuai perkiraan anda sendiri, jangan biarkan drag dalam keadaan terkunci penuh. Biarkan ikan yang terpancing melarikan kenur. Arahkan joran berlawanan dengan arah lari ikan. Bila ikan merubah arah, segera gulung ril anda, coba menambah tekanan drag. Namun bila tenaga ikan masih besar, kurangi posisi drag dan biarkan ikan kembali melarikan kenur. Ubah segera posisi joran bila ikan berusaha lari ke arah lain. Posisi joran harus selalu berlawanan dengan arah ikan. Jangan panik, lakukan gerakan tarik ulur ini secara sabar terutama untuk ikan yang berukuran besar. Akibat daya lentur joran dan setelah beberapa kali tarik ulur ikan akan menjadi lemah, segera gulung kenur dengan gerakan memompa. Artinya gulung kenur dengan cepat dibarengi dengan menurunkan posisi joran ke arah air hingga sejajar. Angkat joran dengan gerakan siku anda, gulung kembali ril dengan cepat seperti tadi dengan teknik pemompaan. Bila ikan telah dekat, anda harus ekstra hati-hati terhadap gerakan tiba-tiba ikan yang berontak, yang penting posisi drag ril anda jangan sampai terkunci penuh supaya kenur dapat dilarikan ikan bila ternyata masih mempunyai sisa tenaga yang besar. Bila yang anda kenai ternyata ikan yang berukuran super, maka sebenarnya perlawanan adalah saat ikan sudah begitu dekat dengan anda. Karateristik ikan mas yang besar biasanya dari tengah kolam anda dapat menariknya dengan mudah hanya saja terasa berat. Gulung kenur secara hati-hati gunakan perasaan anda menghadapi perlawanannya. jangan berusaha melawannya bila ikan masih berontak , mainkan saja dengan hati-hati untuk mengurangi tenaganya yang besar, bila ikan telah mendongak jangan gulung kenur anda karena akan menyebabkan ikan kembali tenggelam dan melawan. Tetapi tetaplah pertahankan posisi ikan yang telah mendongak tadi, dan untuk mendekatkannya ke tepi kolam, melangkahlah mundur hingga posisi ikan dapat dengan mudah diserok


MELEPAS KAIL
Melepas kail yang menancap pada mulut ikan memang tugas pembantu (kedi) anda. Namun terkadang ada saatnya dimana kita sendiri selaku pemancing yang harus melakukan hal tersebut. Berhati-hatilah saat melepaskan kail, kalau menancap pada tangan anda akan sulit untuk melepaskannya. Gunakan lap untuk memegang badan ikan yang licin, biarkan ikan menggelepar pada serokan, bila ikan terdiam pegang ikan dengan tangan kiri, tekan agak keras bagian perut dengan jempol kiri anda. Ambil tang atau alat khusus pelepas kail (Disgorger) apabila tak ada pegang kail yang menancap dengan jari telunjuk dan jempol kanan lalu tarik kail mengikuti arah lengkungannya, bila agak sulit dorong kail terlebih sebelum mencoba membukanya lagi. Bila kail tertelan terlalu dalam dan anda tak membawa alat pelepas kail, carilah ranting pohon yang kira-kira masuk ke mulut ikan, ikutilah arah kenur pancing lalu dorong kailnya hingga terlepas dan keluarkan kail berbarengan dengan ujung ranting yang yang masuk ke mulut ikan. Bila teman anda atau anda mengalami kecelakaan tertancap kail, tetaplah tenang jangan panik. Mintalah pertolongan medis yang benar di klinik pengobatan. Namun apabila pertolongan medis tidak ada, perhatikan sampai di mana kail menancap, apabila kail belum menembus maka anda dapat menariknya seperti biasa, namun bila kailnya tembus arah tarikan untuk mengeluarkan adalah ke arah pangkal kail. Untuk itu lepaskan kenur yang mengikat kail, posisikan tubuh agar anda mudah menariknya, teorinya adalah kail itu tidak ditarik keluar melainkan diloloskan hingga pangkalnya mengikuti arah luka tembus. Bila ada tang potong, patahkan dahulu bagian pangkal tempat pengikat yang biasanya lebih besar dari batang. Kalau tak ada, apa boleh buat karena anda harus segera mencabutnya. Alihkan perhatian teman yang tertancap kail, bisa dengan bantuan teman yang lain, saat perhatianya teralih dengan gerakan yang cepat loloskan kail dengan menarik bagian lengkung hingga kail tercabut. Anda harus yakin, jangan sampai gagal pada tarikan pertama ini, sebab jika gagal teman anda itu akan lebih keras menjeritnya. Gunakan alkohol atau obat luka luar untuk membersihkan bagian luka.

Tip Dan Trik Mancing Ikan Mas

Untuk meningkatkan kepekaan gigitan ikan mas, gunakan kenur super. Kenur berteknologi tinggi ini memiliki diameter kecil untuk kekuatan yang sama pada kenur monofilament. Braided Line atau kenur super ini memiliki sifat low stretch (daya renggang/mulur yang rendah) sehingga meningkatkan kepekaan, memudahkan tertancapnya mulut ikan artinya tidak memerlukan sentakan yang terlalu keras, diameter yang kecil meningkatkan kamuflase atau dengan kata lain meminimalkan bayangan kenur yang dapat terlihat ikan. Namun sangat disarankan kenur super ini untuk dipadukan dengan joran dan penggulung yang dikhususkan untuk kenur super agar didapat performanya yang maksimal, sebagai contoh Spider Wire dari Spectra 10 lb ~ 15 lb test dengan Spider Cast Rod dan Spider Cast Reel SC 30 produk Mitchell. Maka sensasi kenur super dapat secara maksimal diterapkan. Namun jika hanya ingin merasakan kehebatan kenur super ini, harap digunakan joran yang agak lentur, kurangi tekanan drag dan mainkan secara lembut ketika menyentak atau memainkan ikan.

Selain kenur super di atas tadi, untuk meningkatkan kepekaan terhadap sambaran atau gigitan ikan. Gunakanlah jari telunjuk, sambil memegang joran sentuhlah kenur yang keluar dari penggulung dengan telunjuk. Ikan yang gigitannya halus sekalipun akan dapat dirasakan jari anda.
Biasakanlah setelah melontar umpan untuk tidak segera mengencangkan kenur. Tutup bail arm penggulung yang dibuka saat akan melontar tadi. Pegang dahulu joran atau dapat juga di taruh di tatakan joran. Perhatikan kenur yang mengambang di air, gulung sedikit untuk meluruskan kenur. Biarkan kenur perlahan-lahan tenggelam mulai dari tempat yang jauh. Sesaat setelah melontar tadi adalah awal waktu untuk memperhatikan kenur tersebut, karena sering sekali ikan mas di empang galatama menyambar umpan yang baru terjatuh memecah air. Lihat gerakan kenur yang maju secara perlahan atau cepat, gerakannya seperti ular atau kereta yang bergerak maju, inilah saat yang tepat untuk strike (menggentak joran).
Pernahkah anda melihat seorang pegalatama yang sedang mengketuk-ketuk gagang dari joran yang bersandar di cagaknya. Tindakan menggedor joran ini bukan tanpa sebab, bukan juga karena pemancing sedang stres karena tidak ditarik ikan. Ketukan pada batang joran akan mengirimkan getaran-getaran lewat kenur langsung menuju umpan. Seandainya joran didiamkan saja, lalu ada ikan mas yang secara halus menyedot umpan namun segera memuntahkannya kembali karena menyadari umpan tersebut memiliki beban akibat pemberat atau kenur. Maka apabila pemancingnya saat itu aktif menggedor joran maka ikan yang sedang menyedot umpan itu akan dikagetkan oleh getaran yang diterimanya hingga membuat ikan tersebut lari menjauh sambil berusaha memuntahkan umpan dan gerak larinya ikan justru membuat kail tertancap dengan sendirirnya di mulut ikan.
Jangan abaikan gelembung-gelembung udara atau rembesan yang berputar-putar di sekitar dinding kolam bagian dek atau tidak jauh di depan lapak. Memang tak dapat dipastikan apakah itu ikan mas atau ikan mas yang berukuran super, namun tak ada salahnya dicoba. Umpan bom sebaiknya jangan ditempelkan ke rangkaian, cukup taburkan ke arah rembesan tadi. Gunakan umpan yang kecil saja, kalau bisa turunkan umpan secara perlahan agar tak mengagetkan ikan. Setelan drag harap dikurangi. Miringkan joran atau perkecil sudut yang dihasilkan kenur dan dakar kolam sehingga arah kenur menjadi miring atau tidak tegak lurus, sabarlah karena ikan tidak segera memakan umpan. Gerakan-gerakan kecil ujung joran yang menukik ke air menandakan keberadaan ikan. Jangan digentak dulu kecuali bila benar-benar yakin, karena gerakan yang tadi itu akibat kenur yang tersenggol ikan atau ikan sedang menggoser atau membersihkan dasar kolam dengan sirip dan bagian bawah badannya. Gantilah bila beberapa saat umpan tak dimakan. Kesabaran akan berhasil bila tiba-tiba ujung joran menukik deras atau ril yang menjerit karena kenur dilarikan ikan.
Sumber : www.geocities.com/mancing_galatama